SUMENEP I LIPUTAN12 - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep tetap meluncurkan berbagai pelatihan keterampilan guna mendorong kemandirian masyarakat serta membuka lebih banyak peluang kerja.

Meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Sumenep, tetap memastikan program pelatihan kerja bisa berjalan optimal .

Kepala Disnaker Sumenep, Heru Susanto mengatakan, bahwa efisiensi anggaran tidak akan mempengaruhi substansi program yang telah direncanakan.

Menurutnya, pemangkasan anggaran hanya diterapkan pada sektor operasional, seperti perjalanan dinas, alat tulis kantor, dan biaya rapat.

Untuk pelatihan kerja tetap berjalan karena ini adalah bagian dari upaya strategis pengentasan kemiskinan di Sumenep. Tidak ada refocusing anggaran untuk program ini.

“Pelatihan kerja bukan hanya tentang meningkatkan keterampilan teknis karyawan, tetapi juga bertujuan untuk memastikan bahwa tenaga kerja dapat beradaptasi dengan perubahan industri, meningkatkan produktivitas, serta mendukung perkembangan karier mereka,” jelasnya, Jumat (7/3/2025).

Lanjut Heru menerangkan, masyarakat bisa mendaftar langsung ke kantor Disnaker atau melalui website resmi Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep (disnaker.sumenepkab.go.id).

Program ini, lanjutnya, sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Fauzi-Imam, dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja di daerah sesuai dengan tagline Bismillah Melayani jilid II.

“Bismillah melayani jilid II, kami semangat untuk mendukung bapak Bupati dan Wabup Fauzi-Imam, meskipun efisiensi, visi misi harus tetap kita laksanakan,” ujarnya