SUMENEP I liputan12 - Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menolak pembelian mobil dinas baru selama memimpin lima tahun kedepan di Periode ke Dua.

Bukan tanpa alasan, Bupati Fauzi menolak pengadaan mobil dinas itu karena memiliki alas dasar yang kuat, selain karena kondisi  mobil dinasnya masih sangat layak untuk menunjang tugasnya sebagai pemimpin rakyat Sumenep.

"Kebijakan ini saya lakukan, karena mobil dinas yang ada saat ini masih bagus dan layak untuk digunakan, sehingga tidak perlu membeli mobil dinas baru," Katanya kepada Awak Media, Rabu 16/04/2025.

Menurutnya anggaran mobil dinas di lingkungan Pemkab Sumenep yang ada saat ini diprioritaskan pada program-program yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat.

“Tidak ada alasan untuk membeli yang baru, lebih baik anggarannya dialihkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

"Misalnya, digunakan untuk program yang mendorong ketahanan pangan,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabag Umum Setkab Sumenep Suharjono menyebutkan bahwa pengadaan mobdin Bupati Sumenep terakhir dilakukan pada 2021 lalu.

Bupati dua periode ini hanya punya dua mobdin, diantaranya mobil Ionic warna hitam dengan nopol M 1541 VP dan Hyundai dengan nopol M 1 VP.

“Tidak ada lagi pengadaan mobdin untuk bupati. Masyarakat perlu memahami itu agar tidak terjadi kesalahan komunikasi,” jelasnya.