SUMENEP | LIPUTAN12 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi berkomitmen untuk menjaga dan merawat budaya leluhur Mamaca atau macopat.

Hal itu dibuktikan dengan melakukan pengenalan serta meningkatkan eksistensi seni budaya dengan mengadakan Festival Macopat yang menghadirkan ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.

Bupati Achmad Fauzi menyampaikan, dengan mengenalkan budaya Macopat kepada regenerasi, mereka mempunyai daya tarik untuk melestarikan budaya tersebut.

“Pemerintah daerah berusaha untuk mengenalkan Macopat lebih jauh tentang sejarah dan identitas daerah, dengan mewariskan nilai-nilai seni budaya kepada generasi muda,” kata Achmad Fauzi di Pendopo Agung Keraton, Minggu (21/1/2024.

Generasi muda yang melestarikan dan mewarisi macopat sangat penting sebagai langkah nyata dalam menjaga kearifan budaya lokal untuk saat ini dan masa mendatang, sehingga tidak punah dan tergilas oleh kemajuan zaman.

“Diharapkan, pelajar atau generasi muda peduli untuk melestarikan, menjaga dan memelihara macopat dengan mengembangkan nilai budaya itu,” harapnya.

Kemudian, ia pun berharap festival yang baru pertama diadakan 2024 ini sebagai media edukasi kepada para pelajar dan generasi muda, untuk bersama-sama mengangkat seni budaya agar diminati generasi muda, karena saat ini, penggiat macopat hanya dilakukan oleh lanjut usia.

“Apalagi, perkembangan teknologi yang semakin cepat telah membuat banyak budaya daerah tergerus. Oleh karena itu, melestarikan budaya daerah sangat penting dilakukan demi memelihara nilai-nilai tradisional yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara, fstival yang dihadiri oleh siswa SMA ini tidak hanya menampilkan Macopat oleh kelompok Setia Kawan Desa Parsanga Kecamatan Kota