Foto: Pengerjaan proyek perbaikan jemabatan Paranje dianggap lambat sehingga arus lalu lintas terus dialihkan ke jalur lain. Hal ini menuai protes warga Kampung Cikadu, karena jalan di kampung tersebut semakin rusak parah.

RUMPIN, BOGOR|LIPUTAN12 – Disinyalir akibat lambatnya pengerjaan proyek jembatan Paranje, membuat masyarakat kampung Cikadu desa Rabak mengeluh dan sempat akan melakukan aksi protes damai. Pasalnya, jalan utama yang berada di kampung mereka yang memang sudah rusak, saat ini semakin tambah rusak akibat adanya pengalihan lalu lintas kendaraan ke wilayah tersebut.

Ketua Forum Komunikasi Warga Sadulur Cikadu, Bakon Askolani mengatakan, warga masyarakat di kampung Cikadu mengeluh karena ruas jalan di wilayahnya mengalami kerusakan makin parah sehingga kerap mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

“Jalan Cikadu semakin rusak dan sudah sangat tidak layak dilintasi kendaraan. Kerusakan di ruas jalan kampung Cikadu sudah seperti kubangan kerbau, sehingga kerap kali terjadi kecelakaan,” ungkap Bakon, sapaan akrabnya kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).