
SUMENEP|LIPUTAN12 – Larangan pembelian BBM jenis premium dengan menggunakan jerigen, ternyata tidak membuat oknum pelangsir BBM kehabisan akal membeli BBM di Stasiun Bagan Bakar Umum (SPBU).
Modus yang digunakan para pelangsir BBM mulai beralih menggunakan kendaraan, baik kendaraan roda dua dan empat. Bahkan, sebagian besar kendaraan yang digunakan untuk membeli BBM jenis Premium tersebut diduga sudah dimodifikasi terutama di bagian tangki minyak agar dapat membeli lebih banyak dengan harga standar.
Aksi pelansir BBM jenis premium ini menyebabkan masyarakat umum tak mendapat kesempatan membeli BBM bersubsidi ini.
Seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu pengusaha BBM Asal Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, anggap saja Bento (nama samaran-red), dengan sengaja memodifikasi secara total pada tangki mobilnya dengan tujuan untuk meraih keuntungan disparitas harga BBM tersebut.
Hal tersebut terungkap, saat tim media melakukan investigasi di sejumlah SPBU yang beroperasi di Kabupaten Sumenep. Saat itu mendapat suatu keanehan nan unik pada mobil yang terparkir di sebuah lahan kosong sekitar SPBU yang berada di ruas Jalan Arya Wiraraja, pada hari Minggu 23 Agustus 2020.
Dan benar adanya, ternyata si sopir mobil tersebut terlihat sibuk dengan jerigen atau pun drum yang berisi BBM dengan jenis premium yang diletakkan pada ruang mobil yang joknya telah dicopotin semua.
“Iya, tangki tersebut memang bukan tangki standart. Sudah kisaran setahun pakai tangki itu, tapi sebenarnya kemaren mau kita bongkar diganti dengan tangki standart,” kata Bento (nama samaran-red) berkelit saat ditemui tim media liputan12.
Dijelaskan pula olehnya, dirinya hanya berstatus sebagai pekerja. Ia sekedar bertugas sebagai sopir untuk mobil tersebut. Bukan itu saja, dikatakan bahwa juragannya memiliki kenalan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pegiat media yang siap membantu menyelesaikan masalahnya.