MAKASSAR | LIPUTAN12 – Proyek pembangunan Stadion Mattoanging dipastikan tidak akan dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan pada Tahun Anggaran 2022. Meski demikian, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) VI Makassar bila merujuk pada tugas dan fungsinya akan melakukan pemantauan proses tender proyek Stadion Mattoanging.
Sekedar diketahui pada awal tahun 2022, Pemprov Sulawesi Selatan telah melakukan proses lelang tender Stadion Mattoanging sebanyak 2 kali namun pada akhirnya gagal tender disebabkan unsur-unsur dan syarat tender tidak terpenuhi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala KPPU Kanwil VI Makasaar Hilman Pujana mengatakan, bahwa tentunya kewenangan KPPU sesuai dengan tugas dan fungsinya. Dalam hal pelaksanaan tender, yang menjadi perhatian adalah terkait perilaku bersekongkol (kongkalikong) baik antara bouwhir dengan pemenang maupun persekongkolan antar peserta tender.
“Berkenaan dengan proses tender yang masih berjalan di tahun 2022 dan atau proyek Stadion Mattoanging kembali dianggarkan oleh Pemprov Sulawesi Selatan tahun 2023 mendatang. Apabila belum ada pemenang tender tentunya pengawasan KPPU bersifat pemantauan,” ungkap Hilman Pujana, Selasa (29/11/2022) usai kegiatan Focus Group Discusion (FGD) di Kantor KPPU Kanwil VI Makassar, Jalan Urip Sumoharjo.
Hilman pun menegaskan, apabila pengadaan barang dan jasa terindikasi adanya penyimpangan dan pelanggaran pada pelaksanaan tender baik secara administrasi maupun prosedur dan tahapan tender, maka akan berujung Sanksi Perdata bahkan bisa saja Sanksi Pidana.
“KPPU mewarning para pelaku usaha yang melakukan proses tender barang dan jasa akan mendapatkan Sanksi Perdata maupun Sanksi Pidana apabila terindikasi adanya penyimpangan dan pelanggaran pada pelaksanaan tender baik secara administrasi maupun prosedur dan tahapan tender”, tegasnya.
KPPU juga akan menertibkan pelaku usaha apabila terindikasi melakukan “Pinjam Bendera” sebab sangat berdampak negatif bagi pelaku usaha dan merugikan negara serta terancam diblacklist oleh KPPU apabila terpenuhi unsur pelanggaran”, pungkasnya.
Di tempat terpisah, saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (29/11), telah disepakati untuk kembali mengganggarkan proyek pembangunan Stadion Mattoanging sebesar Rp 200 Milyar pada tahun 2023.
“Iya memang benar, setelah melalui proses Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan yang berlangsung alot hingga larut malam, Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel sepakat untuk menganggarkan proyek pembangunan Stadion Mattoanging sebesar Rp.200 Milyar”, ujar Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Rabu (30/11/2022).