PURWAKARTA|LIPUTAN12 – Keberadaan sejumlah perusahaan di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta dinilai tak memberikan kontribusi yang maksimal terhadap berbagai kegiatan pemuda.
Kondisi ini juga terjadi di wilayah Desa Cimahi, Kecamatan Campaka. Sejumlah pemuda di daerah itu mengeluh tidak adanya kontribusi dari perusahaan perkebunan karet, PT. Perkebunan Nusantara VIII Cikumpay.

Ketua Karang Taruna Desa Cimahi, Dede Jaenudin mengaku heran kepada pihak PTPN VIII Cikumpay yang terkesan tutup mata dan tidak peduli dengan keluhan warganya.
“Dari zaman penjajahan sampai sekarang perkebunan karet ini mayoritas berada di wilayah Desa Cimahi, meskipun pabrik dan kantornya masuk ke Desa Kertamukti,” ujar pemuda yang biasa dipanggil Sudeng, kepada wartawan, Sabtu (5/9/2020).
Padahal, kata Sudeng, orang tua mereka dahulu adalah para pekerja di perkebunan milik pemerintah tersebut. Namun anehnya, tak ada kontribusi berarti bagi masyarakat khususnya para pemuda.
“Terkait itu, kami dari Karang Taruna tidak minta uang, kami hanya minta perusahaan memberikan pinjaman sedikit lahan untuk dijadikan lapang olahraga untuk para pemuda,” ucap Sudeng.

Tuntutan karang taruna ini, kata Udeng, sudah sering disampaikan kepada pihak perusahaan. Namun sayang, pihak management PTPN terkesan acuh hingga saat ini.