SUMENEP|LIPUTAN12 – Kabar duka menyelimuti tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan wabah Corona. Pada hari Jumat (28/08/2020), seorang perawat yang diketahui bernama Abdul Hamid (42) tahun, bertugas di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep meninggal dunia.
Abdul Hamid, yang warga Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep ini sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Surabaya kurang lebih selama 15 hari. Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah terlebih dulu dibawa ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Jenazah tiba sekitar Pukul 13.50 WIB.

Sejumlah perawat dan karyawan rumah sakit memberikan penghormatan terakhir kepada pria yang sebelumnya memang merupakan salah satu perawat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep itu.
Pantauan awak media liputan12 di lokasi, di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep ini juga dilaksanakan salat jenazah. Turut menyalatkan di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasiyadi.
Usai dishalatkan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. Pihak keluarga tampak histeris mengiringi jenazah namun di mobil yang berbeda. Suasana duka pun terasa di rumah sakit milik Pemkab Sumenep ini.Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M. Kes dalam keterangannya mengatakan bahwa, korban menjalani perawatan sejak Sabtu (14/08/2020) lalu, dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (28/08/2020) pagi.
“Ini baru pertama kali tim medis di Sumenep meninggal dunia. Semoga ini menjadi yang pertama dan terakhir, cukup satu orang saja,” kata dr. Hj. Erliyati kepada awak media.

Menurutnya pasien tersebut merupakan perawat di bagian Hemodialisa (terapi cuci darah di luar tubuh untuk seseorang yang ginjalnya tidak bekerja secara normal). Pasien diketaui meninggal dunia karena terpapar Covid-19 setelah beberapa hari sebelum dirujuk ke rumah sakit, yang bersangkutan mengalami batuk pilek sehingga dilakukan rapid test.