SANANA|LIPUTAN12 – Burhanudin Buamona dalam orasi politiknya mengingatkan kepada oknum-oknum tertentu yang memegang jabatan strategis di desa Bega agar jangan manakuti-kuti warga, apalagi sampai mengancam warga soal program pemerintah.

Hal itu disampaikan Burhanudin Buamona saat jadi juru kampanye perdana Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 03, Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) di Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (13/10/2020).

Lanjut Burhanudin, misalnya seperti program Bantuan sosial (Bansos), Program Keluarga Harapan (PKH), program rumah kumuh. Jika warga mendengar hal itu dari sejumlah oknum tertentu maka jangan segan-segan untuk membuat laporan kepada panwaslu kecamatan atau pun langsung ke Bawaslu Kepulauan Sula untuk ditindaklanjuti melalui proses hukum.

“Saya ingatkan, jangan sampai oknum-oknum yang memiliki jabatan strategis menekan warga dengan hal semacam itu, karena saya mau bilang jembatan tersebut hanyalah sementara jadi jangan sampai kalian akan diperhadapkan dengan hukum,” tegasnya.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini kembali berujar, bila mana Paslon FAM-SAH terpilih di 9 Desember akan datang, maka pihaknya akan mendata kembali warga yang belum dapat bantuan Bansos, PKH maupun bentuan pemerintah lainnya agar bisa diakomodir untuk mendapat program pemerintah.

“Jika terpilih nanti, Paslon FAM-SAH akan data kembali orang-orang yang belum dapat bantuan pemerintah sehingga seluruhnya mendapat bagian,” tukasnya.

Reporter: Lutfi Teapon
Editor     : Redaksi
Copyrigh © Liputan12 2020