BOGOR | LIPUTAN12 – Saat menyeberang di jalan memang tidak boleh dilakukan sembarang tempat. Pasalnya, hal tersebut merupakan hal yang salah dan berisiko tinggi mengalami kecelakaan.
Jika pejalan kaki menyeberang di sembarang tempat, selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain, karena berusaha menghindari penyeberang jalan.
Salah satunya tempat penyebrangan orang (JPO) yang baru saja dibangun di atas pelintasan kereta api Indonesia (KAI) yakni di wilayah Kampung Ciomas, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Pasalnya hal tersebut juga membuat pengendara motor dan pejalan kaki kesulitan untuk melintasinya.
Sebut saja ujang, penyebrang penguna jalan roda dua ketika ditanya, Ia mengatakan, penyebrangan jalan ini baru saja dibuka sekitar satu minggu kemarin untuk penyeberangan orang, juga pengendara roda dua.
“Tapi sangat disayangkan kondisi nya sangat membahayakan untuk pengguna roda dua, karna perlintasan nya yang cukup curam,” ujar Ujang, Senin (3/5/2021).
Dikatakannya, penyeberangan ini juga dilintasi oleh warga dari desa Cibalung, Cipicung, Kelurahan Rancamaya dan Kelurahan Kertamaya.
“Karena perlintasan tersebut sangat berguna, saya harap agar pelintasan tersebut dibetulkan atau diaspal agar tidak terlalu licin. Kalo gak dibetulin, saya rasa akan sangat membahayakan pengguna jalan,” ucap Ujang, lagi.
“Kemarin juga, lanjut Ujang, suami istri, Aisyah dan Hamzah, warga kampung Pangrasan RT 05/RW 05 Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten bogor mau arah pulang terpeleset ditanjakan dari atas ke bawah di jembatan itu. Sampe kaki suaminya luka lecet-lecet dan istri nya keseleo,” ungkapnya.
Terpisah, saat tim liputan12 mencoba konfirmasi ke pihak korban, Hamzah pun menuturkan, iya pak baru aja saya pulang dari rumah sakit habis berobat. Kejadiannya kemarin sore habis adzan maghrib mau arah pulang ke rumah sama istri saya. Namun tiba-tiba begitu mau turun, saya terpeleset sampe motor jatuh ke bawah. Istri saya juga terpental ke bawah nyusul motor.