BOGOR|LIPUTAN12 – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pilkades yang akan digelar serentak di 88 Desa di Kabupaten Bogor pada 20 Desember mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor gelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 72 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah mengatakan, pilkades serentak gelombang 1 akan dilaksanakan di 88 desa dari 34 kecamatan pada 20 Desember, dan memiliki 703 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah hak pilih sampai dengan penetapan daftar pemilih dengan jumlah 753.834 orang. Artinya, secara statistik tingkat kehadiran setiap TPS akan hadir sekitar 800 orang yang akan dibagi berdasarkan jam kehadiran.

“Sementara untuk pilkades antar waktu (PAW) akan dilaksanakan seminggu sebelum pilkades, tepatnya tanggal 13 Desember 2020,” ujar Renaldi Yushab Fiansyah di kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan secara virtual,  Senin kemarin.

Untuk petugas TPS yang berjumlah 4.921 orang dari 703 TPS, setiap TPS masing-masing 7 orang dan akan dilakukan rapid test, yang mana alatnya mulai hari ini sudah didistribusikan dari dinas kesehatan dan akan dibagikan ke seluruh puskesma di setiap wilayah kerjanya yang melakukan pilkades.

Renaldi menambahkan, untuk pemenuhan protokol kesehatan di TPS akan merencanakan serta dibantu oleh seluruh satgas covid-19 di tingkat kecamatan yang akan melakukan penyemprotan disinfektan sebelum melakukan pemungutan suara, menyediakan peralatan kesehatan, menyediakan tempat cuci tangan, sabun, masker cadangan, dan jaga jarak. 

“Kami minta kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilih, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan memakai masker , mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Renaldi. 

Menurutnya, sosialisasi penerapan protokol kesehatan dikemas melalui pembuatan video simulasi di satu kecamatan dan satu TPS yang selanjutnya dipublikasikan melalui kerja sama dengan teman Diskominfo kabupaten Bogor.

“Untuk alat peraga sosialisasi dalam bentuk banner sudah dicetak, dan insya Allah Kamis sudah selesai. Minggu depan (H-7) semua alat peraga dalam bentuk banner itu sudah sampai ke kecamatan dan desa yang melaksanakan pilkades. Bahkan kami telah siapkan bantuan keuangan sekitar Rp.15.760.680.000 untuk pilkades serentak,” katanya.

Acara sosialisai tersebut dihadiri oleh narasumber, yakni direktur kelembagaan dan kerjasama desa kementrian dalam negeri, dr. Eko Prasuprianto, para Camat, serta seluruh jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan, Danramil, dan Kapolsek.