SUMENEP|LIPUTAN12 – Berbincang santai membahas berbagai persoalan seputar Garam Sumenep sambil minum kopi, seolah menjadi tradisi di sebagian masyarakat kita di negeri ini. Tak terkecuali masyarakat di Kabupaten Sumenep dan Madura pada umumnya, karena dengan cara ngopi, interaksi dan tukar pikiran terkadang mengalir deras seiring dengan asyiknya perkembangan diskusi.

Pemaknaan berbeda tentang “ngopi” ini seiring dengan banyaknya kecenderungan sebagian aktivis untuk membahas persoalan-persoalan sosial kemasyarakat melalui bincang santai di warung kopi. Dengan demikian, ‘ngopi’ cenderung berorientasi pada hal-hal yang positif, ilmiah dengan melibatkan banyak orang dari lapisan masyarakat yang berbeda.