LIPUTAN12.ID|KEPSUL – Dalam rangka pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona, petugas Satuan gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sula melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi siapa saja yang datang di Desa Kou, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara,
Termasuk juga kepada Fifian Adeningsi Mus (FAM), yang sedang melakukan pembagian sembako keliling ke Pulau Mangoli.

Salah satu Tim relawan Covid-19, Desa Kou, Alfrabi Hmaternate mengatakan, FAM juga telah melakukan pemeriksaan suhu tubuh di Posko Relawan Covid-19 desa Kou. Saat tiba di desa Kou, Seluruh prosedur protap penanganan dan pencegahan Covid-19 telah dia ikuti dengan baik dan tidak ada protes dan lain-lain.
“Hasil tes suhu FAM masih masuk dalam suhu normal yakni 36,5. FAM juga menggunakan masker, cuci tangan, mengisi formulir data orang masuk di desa setempat dan itu dilakukan saat turun dari speet boat,” kata Aby saat dihubungi Liputan12. via telpon celuler, Selasa (19/5/2020).
“Kami juga mengawal aktifitas pembagian sembako ke janda-janda dan santunan anak yatim di desa kami, termasuk pengawalan dari anggota TNI-Polri,” ungkap pemuda Desa Kou ini.
Tepisah, Kepala pelaksanaan (Kalak) Satuan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sula Hendra Irawan Umabaihi saat dihubungi via Whatsap, mengatakan, sesuai data riwayat perjalanan yang dikantongi tim satgus bahwa FAM alias Ningsi tiba dari Ternate tepat pada tanggal 24 April 2020.
“Jadi yang bersangkutan sudah selesai diisolasi, namun laporan yang kami terima yang bersangkutan masih kembali ke Kabupaten Pulau Taliabu dan baru tiba lagi di Kepulauan Sula, Jadi ini yang harus diklarifikasi,” jelas Hendra.
Menurut Hendra, walaupun Taliabu belum masuk Zona merah, namun yang bersangkutan sudah seharusnya melaporkan diri Ke gugus tugaa Kepsul, apabila yang bersangkutan ingin melaksanakan kegiatan Sosial Pembagian sembako yang bersangkutan ataupun tim dapat menghadap ataupun menyurati gugus tugas untuk dibuat rekomendasi atas kegiatan yang dilakukan.
“Kami berterima kasih atas rasa kemanusiaan dan kepedulian dari saudari Ningsih. Namun kami juga berharap agar tetap mengindahkan prosedur yang telah ditetapkan,” tegas Hendra.