SUMENEP I liputan12 - Kabupaten Sumenep kembali membuat gebrakan. Kali ini, lewat program ambisius bernama Halal Hub, Pemkab Sumenep langsung memperkenalkannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI di Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyebut program ini sebagai terobosan strategi untuk melahirkan ekosistem ekonomi halal berbasis potensi lokal.

Halal Hub dirancang tidak hanya sekedar membantu proses administrasi sertifikasi halal, tetapi juga menjadi mesin percepatan lahirnya produk halal unggulan yang bisa menembus pasar global.

“Sumenep punya potensi UMKM yang sangat besar. Melalui Halal Hub, kami ingin hadirkan ekosistem lengkap, mulai dari pendampingan sertifikasi, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar. Dengan yakin dukungan BPJPH, kami Sumenep siap menjadi proyek percontohan nasional,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, Halal Hub bukan sekedar program daerah, melainkan sebuah komitmen untuk mencetak UMKM Sumenep berdaya saing tinggi.

“Kami ingin produk halal dari Sumenep bersaing di pasar global. Manfaatnya jelas, pertumbuhan ekonomi meningkat, masyarakat sejahtera, dan Sumenep bisa dikenal bukan hanya karena budaya dan kerisnya, tetapi juga sebagai pusat ekonomi halal Indonesia,” ujarnya penuh optimisme.

Langkah Sumenep ini langsung disambut hangat oleh Wakil Kepala BPJPH RI, Afryansah Noor. Ia menilai program tersebut sebagai inovasi berani yang jarang dimiliki daerah lain.

“Terobosan Kabupaten Sumenep ini luar biasa. Halal Hub tidak hanya relevan untuk Sumenep, tapi juga akan memperkuat fondasi halal Indonesia secara keseluruhan,” kata Afryansah.

Ia menambahkan, Halal Hub diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Apalagi, target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumenep dinilai sangat realistis.