SUMENEP|LIPUTAN12 – Objek wisata bisa jadi pilihan destinasi menarik saat liburan. Belakangan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus berkembang sejumlah objek wisata eksotis yang memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing.

Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep menyatakan kesiapannya untuk bersatu mengembangkan Destinasi Wisata e Kasoghi. Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat setempat.

“Jadi mulai hari ini tadi sudah dijelaskan, pemerintah desa bersama pengelola wisata e Kasoghi, khususnya pengelola Hairul Anwar dan Syaiful Anwar disitu sudah bersatu mengembangkan untuk ekonomi masyarakat Desa Tanjung,” jelas Salamet, Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, kepada awak media, Jumat (7/8/2020).

Tampak di lokasi pelaksanaan Rakor di Balai Desa setempat, hadir segenap anggota dari Forkopimka Saronggi, serta Sekretaris Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Moh. Saleh bersama Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Imam Bukhari.

Kepala Desa Tanjung, Salamet mengucapkan syukur alhamdulillah dengan adanya pertemuan rakor yang diadakan sudah ada titik temu menyamakan persepsi.

“Karena pengelola (Wisata e Kasoghi) atas nama bapak Hairul Anwar, ST. MT dan Syaiful Anwar, sudah hadir bersama kita di tengah-tengah pemerintah desa dan perwakilan tokoh masyarakat,” terang Salamet, yang juga dari Forpincam Kecamatan Saronggi juga hadir.

Ditambahkan lagi oleh Kades Salamet, secara garis besar telah ada komitmen antara pengelola pantai dan Pemdes Tanjung. Dan nantinya Pantai e Kashogi, yang terletak di dusun Nong-Gunong, Desa Tanjung akan jadi tanggung jawab bersama.

“Jadi pihak desa bersama warga lingkungan sekitar sudah menerima dengan senang hati. Karena apa, dengan adanya wisata e Kasoghi itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, oleh karenanya, kita juga akan berusaha untuk makin memajukan wisata pantai e Kashogi,”

“Jadi biasanya yang bekerja ke laut katakanlah sebagian dari para pengelola disitu memerlukan tenaga bisa bekerja disitu,” tambahnya.