JAKARTA I LIPUTAN12 - Desakan dari berbagai pihak yang meminta pejabat Danantara untuk segera mencopot Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo terus menggema.

Apalagi isu yang kini bergulir semakin meluas, mulai dari perusahaan yang terus merugi meski PLN memonopoli distribusi kelistrikan di tanah air, korupsi yang menggurita, sampai nepotisme berkedok 'profesional hire' yang semakin menggila dan seolah menjadi budaya baru di PLN sejak kendali dipegang Darmawan Prasodjo.

Tapi bukan Darmo namanya kalau tak melawan. Sosok yang kabarnya selalu mengaku sebagai 'gladiator politik' kepada bawahannya itu karena tetap menjabat mulai era Jokowi sampai Prabowo, justru memperlihatkan perlawanan sengit. 

Karena faktanya, bukannya membuat tranformasi demi memperbaiki perusahaan plat merah itu, politisi PDIP itu malah 'menggergaji' pejabat-pejabat teras di jajaran manajemen atas PLN yang disinyalir terdeteksi sebagai 'duri dalam daging'. 

Istilah 'bedol desa' ala Darmo di PLN pun mendadak tersiar. Sejumlah pejabat General Manager dan Executive Vice President (EVP), baik di bawah Direktorat Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Direktorat Distribusi pun kena sasaran.

"Iya, memang Pak Dirut sedang melakukan bersih-bersih pejabat yang dianggapnya sebagai cepu yang menginformasikan ke wartawan tentang bobroknya PLN saat ini dan mengganti pejabat yang dianggapnya tidak patuh dan berkiblat kepada mantan BOD yang sudah dicopot," sebut sumber yang namanya minta dirahasiakan, Minggu (3/8/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun, susunan batu pejabat level atas yang kini duduk di manajemen atas PLN di antaranya:
1. Hery Wiyoto menjabat sebagai EVP MPT
2. Nurhardiyanto menjabat Sebagai GM UIP MPA
3. Basuki menjabat sebagai GM UIP KLT
4. Susilo menjabat sebagai GM UIP KLB
5. ⁠Dewanto ditunjuk sebagai GM UIP SBU
6. Fathol menduduki jabatan GM UIP JBTB
7. Yasir duduk sebagai GM UIP JBB
8. Defiar Anis yang akan pensiun akhir tahun 2025 menjabat sebagai EVP MKS
9. Dis menjabat sebagai EVP HSSE
10. Abdul Salam N menjabat sebagai EVP TKS
11. Sugeng Widodo yang sebelumnya menjabat sebagai GM Jateng - Yogyakarta, dipercaya sebagai GM Jabar 
12. GM Jateng - Yogyakarta diserahkan kepada Bram
13. EVP HTD dipercayakan kepada Supar
14. Galih C dipercaya sebagai EVP HSC 
15. Sari menjabat sebagai EVP HST, dan
16. Adhi A dipercaya menjabat sebagai EVP Muda Mudi

Presiden Didesak Turun Tangan

Sebelumnya, dikutip dari media, Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam juga menyoroti keuntungan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero/PLN) yang anjlok, padahal diberikan monopoli bisnis. Bahkan, perusahaan listrik plat merah itu, utangnya naik sekitar Rp156 miliar per hari.