Foto: Fifian Adeningsih Mus dan M. Saleh Marasabesi (FAM-SAH), pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Nomor urut 03 saat Debat Kandidat Tahapan Kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kepsul yang berlangsung di Aula Istana Daerah (Isda), Jumat (13/11/2020).

SANANA|LIPUTAN12 – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) nomor urut 02, Zulfahri Abdulah Duwila dan Ismail Umasugi (Zadi-Imam) kelihatan panik saat menjawab lontaran pertanyaan dari paslon nomor urut 03, Fifian Adeningsih Mus dan M. Saleh Marasabesi (FAM-SAH) di Debat Kandidat Tahapan Kedua yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kepsul yang berlangsung di Aula Istana Daerah (Isda), Jumat (13/11/2020).

Dari pantauan awak media liputan12, paslon 03 menyampaikan pertanyaan dengan persoalan isu pilih orang Sula asli dan perempuan tidak bisa jadi bupati yang sering disampaikan oleh paslon 02 pada saat melaksanakan kampanye di putaran pertama dan putaran kedua di Kapulauan Sula.