JAKARTA | LIPUTAN12 – Danone Specialized Nutrition Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman kembali mengumpulkan para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia dalam webinar Damping batch ke 4, Selasa (19/10/2021).
Webinar kali ini bertemakan “UMKM Pasca Pandemi, UMKM yang Modern dan Digital” dengan menghadirkan para pemateri yang merupakan praktisi dibidangnya. Sebanyak 430 peserta dari seluruh Indonesia hadir pada webinar ini.
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Perekonomian global mulai pulih dan diperkirakan tumbuh positif pada 2021. Pasca kontraksi tajam pada Q2-2020, tren positif dan pemulihan ekonomi sejak Q3-2020 terjadi secara global, termasuk di Indonesia.
Hal ini tentunya memberikan keyakinan baru untuk para pelaku UMKM sehingga melalui program Damping Danone Indonesia dan Umar Usman menyelenggarakan webinar Damping hari ini.

Hadir sebagai mitra penyelenggara dari Damping Indonesia, yaitu Ibu Lily Zulaiha, Direktur Kampus Bisnis Umar Usman mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan untuk mendukung para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, beradaptasi, dengan mengubah kebiasaan menuju Go Digital. Karena menurut data baru 13% saja UMKM di Indonesia saat ini yang mulai menggunakan teknologi digital untuk pemasaran produknya.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah para UMKM untuk terus bertumbuh, berbagi inspirasi dan meluaskan relasi,” kata Lily Zulaiha.
Webinar kali ini tak hanya didukung oleh Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman, namun didukung pula oleh Shipper.id. Shipper adalah salah satu agregator logistik & warehouse di Indonesia yang menyediakan jasa pengiriman barang serta sewa gudang terpercaya.
Reza Syahdan, Event & Community Manager Shipper menjelaskan bahwa salah satu tujuan shipper hadir dengan tujuan membantu para pelaku usaha kecil agar lebih mudah dalam mendistribusikan produk ataupun proses operasionalnya.
“Karena melalui Shipper, pebisnis bisa melakukannya mulai dari jumlah terkecil”, tutur Reza.