BOGOR I LIPUTAN12 - Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) Ahmad Hariri mengatakan penahanan terhadap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan lembaga ini telah kembali pada marwah jati dirinya.
Dia menilai bahwa ketegasan yang ditunjukkan pimpinan KPK dengan penahanan ini patut diapresiasi. Sebab, menahan tokoh besar dari partai besar ini tentu tidak semulus dari apa yang tergambar di media.
"Tapi dengan due process of law dan tanpa kegaduhan, KPK telah menunjukkan tugas penegakkan hukum dengan tetap bersikap independen," kata Ahmad Hariri dalam rilis tertulisnya, Jumat, 21 Februari 2025.
Hariri menambahkan, tugas dan wewenang KPK yang bersifat independen dalam penegakkan hukum adalah modal kuat pimpinan KPK untuk menindak siapapun tanpa pandang bulu.
"Meski dalam undang-undang, hal itu hanya frasa dalam pasal, namun selama terpenuhi minimum dua alat bukti yang cukup tidak boleh ada yang menghalangi KPK," ujarnya.
Menurut Hariri, sikap tegas KPK ini tentu akan meningkatkan kepercayaan publik. Pun KPK tak boleh menyia-nyiakan kepercayaan ini sebab masih banyak kasus-kasus besar yang belum terselesaikan.
"Seperti kasus DJKA, dana CSR BI, hingga soal kuota haji harus jadi prioritas. PR ke depan, KPK harus punya deadline agar PR-PR kasus yang jadi carry over periode sebelumnya harus segera dituntaskan," tandasnya.***