SUMENEP I LIPUTAN12 - DPRD Kabupaten Sumenep mendorong penambahan armada kapal penumpang untuk rute Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, menjelang arus mudik Idul Fitri.
Langkah tersebut dinilai penting guna mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus mencegah penumpukan di pelabuhan akibat keterbatasan layanan transportasi laut.
Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Ahmad Juhairi mengungkapkan bahwa pada kondisi normal layanan kapal menuju Masalembu masih terbatas, sehingga saat musim mudik kebutuhan transportasi meningkat tajam dan tidak sebanding dengan kapasitas armada yang tersedia.
"Pada hari reguler armada yang melayani rute Masalembu masih terbatas. Ketika memasuki musim mudik, jumlah tersebut jelas tidak mencukupi, sehingga perlu penambahan minimal satu kapal," ujar Ahmad Juhairi, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia menjelaskan, rute pelayaran menuju Masalembu saat ini dilayani dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, serta dari Pelabuhan Kalianget. Namun, meningkatnya mobilitas masyarakat perantauan menjelang Lebaran menyebabkan kapasitas kapal cepat penuh, bahkan sejak sepekan sebelum hari raya.
Menurutnya, masyarakat Masalembu tidak hanya berasal dari wilayah Jawa dan Bali, tetapi juga banyak yang bekerja di luar daerah maupun luar negeri, terutama di Malaysia serta Kalimantan.
"Biasanya H-7 Lebaran tiket sudah habis. Karena itu jadwal kapal tambahan harus diumumkan lebih awal agar masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan baik," katanya.
Selain penambahan armada, DPRD juga meminta pengawasan ketat terhadap sistem distribusi tiket guna mencegah praktik percaloan yang berpotensi merugikan calon penumpang.
"Pengawasan harus diperkuat agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum mudik," tegasnya.