Foto: ilustrasi
JAKARTA – Surga dan neraka menjadi punishment serta reward oleh para pemeluk agama, Karena Alam dunia adalah skenario Tuhan untuk menempatkan manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Pembicaraan surga dan neraka mempunyai tempat tersendiri oleh para kaum beragama, serta sering memunculkan perdebatan yang membuat kita takjub bahkan tertawa terpingkal pingkal.
Umumnya Surga di metaforkan untuk orang baik, beriman dan beramal saleh sedangkan neraka di indentikkan dengan mereka yang sering melakukan kerusakan dan sifat kebalikan dari para penghuni surga.

Foto: ilustrasi
Dalam skenarionya, tuhan memerankan Iblis sebagai lawannya dengan tujuan memberikan ujian kepada orang yang beriman apakah lulus atau tidak untuk ke jalur surga.
Para pembawa pesan dari surga seperti Nabi dan para pemuka Agama sering disimbolkan ke arah kebaikan, Sedangkan para pengikut Iblis didesain untuk melakukan kejahatan dengan benar.
Satu hal yang pasti, tingkat kejeniusan Iblis melebihi rata rata kecerdasan manusia, karena iblis sifatnya mempengaruhi lewat alam pikir serta melalui urat darah manusia.