MAKASSAR | LIPUTAN12 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berhasil raih sebagai Pemenang untuk kategori Provinsi se-KTI dari Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) Selasa, 6 Desember 2022 di Jakarta.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Pencapaian ini merupakan kerja keras, sinergi dan kolaborasi semua pihak dan masyarakat di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah lebih dari 101 persen (naik Rp1,4 Trilliun) kenaikan pendapatan Bapenda meningkat pada sektor Non-Tunai dari 2021 ke 2022 sebagai salah satu key indikator penghargaan ini,” kata Andi Sudirman.
Salah satu keberhasilan digitalisasi keuangan di Pemprov Sulsel adalah meningkatkanya pembayaran pajak lewat transaksi non tunai. Berdasarkan data Bapenda Sulsel, ada kenaikan 101 persen pembayaran pajak lewat non tunai dari tahun 2021 ke 2022.
Pada Bulan November Tahun 2021 lalu pembayaran pajak sekitar Rp1,29 triliun secara Non Tunai. Sementara hingga akhir November yang lalu, pembayaran pajak melalui transaksi non tunai sudah tembus Rp2,61 triliun.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh rakyat Sulsel yang telah mendukung program elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dalam bentuk kontribusi pembayaran Pajak dan Retribusi melalui kanal pembayaran non-tunai,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman, Rabu, 7 Desember 2022.
Satgas P2DD juga memberikan penghargaan kepada Kota Makassar dan Kabupaten Luwu sebagai pemenang pada kategori Kota dan Kabupaten se-KTI.
Tidak hanya itu, Pemkab Sidenreng Rappang (Sidrap) juga berada pada urutan kedua untuk Kabupaten terbaik se-KTI.
Penghargaan tersebut diberikan disela-sela Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) yang dikoordinatori oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) P2DD tahun 2022 yang dihadiri seluruh Pemda di Indonesia secara hybrid dan merupakan Rakornas P2DD pertama.

