SUMENEP - Pemberdayaan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bakal terus dilakukan dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Seperti dilihat, bahwa UMKM  telah dipandang sebagai back bone atau tulang punggung pendongkrak sektor perekonomian di Kabupaten Sumenep.

Atas dasar tersebut, Pemkab Sumenep tak henti-hentinya menghadirkan beragam inovasi pelayanan, guna memaksimalkan potensi UMKM, termasuk menggelar event-event hiburan di beberapa lokasi pelaku UMKM.

Dengan formula tersebut, salah satunya telah diterapkan di Pasar Bangkal, yang menjadi lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) secara tertib menjajakan dagangannya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan (Diskop UKM dan PP) Sumenep, Moh Ramli mengatakan, bahwa penempatan para pelaku UMKM  di pasar bangkal, menjadi upaya penertiban dalam rangka penataan PKL.

Sementara untuk gelaran event seperti panggung kreasi hingga musik tongtong, kata dia, hal tersebut memang menjadi satu dari sekian banyak langkah pemerintah dalam mendongkrak geliat UMKM di Pasar Bangkal Sumenep.

Bukan tanpa alasan, pasalnya, dengan adanya gelaran event maka akan banyak pengunjung yang hadir ke lokasi tersebut, baik dari Sumenep, maupun luar daerah. Dengan begitu, para pelaku UMKM dapat memperkenalkan produknya pada skala yang lebih besar.

Ketika produk UMKM telah dikenal lebih luas, kata dia, bukan tidak mungkin jika peminatnya juga akan bertambah. Sehingga pendapatan pelaku UMKM juga ikut meningkat.

Lanjut ia mengatakan, hingga saat ini, mayoritas pelaku UMKM di pasar bangkal adalah penjual makanan dan minuman. Sementara sisanya, yakni menjajakan aksesoris, pakaian, hingga perlengkapan sehari-hari.