SUMENEP - Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur untuk target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2024 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 lalu. 

Kepala Disbudporapar Sumenep Moh. Iksan mengatakan, angka target PAD sektor wisata ini meningkat dibanding tahun 2023.

“Angka target PAD sektor wisata ini meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp 560 juta. Pada tahun 2024, target PAD Disbudporapar sebanyak Rp 847 juta,” terang Moh. Iksan saat ditemui liputan12 pada Jum'at, 22 Maret 2024.

Iksan mengaku optimis target PAD itu akan tercapai dengan makin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pantai Lombang, Pantai Slopeng maupun Museum Keraton.

“Kami terus memperbaiki sarana dan prasarana di Pantai Lombang dan Pantai Slopeng, guna mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal, luar daerah ataupun wisatawan mancanegara,” tuturnya.

Selain dari perbaikan sarana dan prasarana, Iksan menuturkan bahwa, di tahun 2024 ini ada kenaikan retribusi wisata yang dikelola pemkab ini masih dalam kategori tahap wajar. Ia memastikan kenaikan retribusi tersebut juga mengacu peraturan daerah (perda) nomor 01 tahun 2024.

“Yang demikian, nominal kenaikan tiket masuk di 3 destinasi wisata itu masih terjangkau dan ada payung hukumnya," terangnya.

Kenaikan retribusi wisata tersebut berlaku mulai awal Maret 2024, Namun sejak Januari 2024, sosialisasi tentang penyesuaian atau kenaikan retribusi di 3 objek wisata tersebut sudah dilakukan. Sehingga, masyarakat yang datang ke tiga objek wisata tersebut di bulan Maret tidak terkejut dengan adanya kenaikan tarif tersebut.

Iksan merinci, untuk harga tiket masuk di Pantai Slopeng dan Lombang pada hari biasa untuk wisatawan mancanegara Rp 20 ribu per orang. Wisatawan lokal atau nusantara kategori dewasa senilai Rp 10 ribu dan anak-anak Rp5 ribu.