SUMENEP I LIPUTAN12 - Menjabat Bupati Kabupaten Sumenep selama 3 tahun setengah pasca Pandemi Covid-19, Achmad Fauzi Wongsojudo berhasil menorehkan banyak prestasi baik di tingkat provinsi hingga nasional.
Sederet prestasi tersebut berkat ide, gagasan dan programnya yang cemerlang selama tiga tahun setengah mempimpin Kabupaten Sumenep, dirinya mampu menaikkan rating Kota Keris naik di tingkat Nasional dengan segudang prestasi dan penghargaan.
Terbukti semenjak dirinya mengabdikan diri menjadi Bupati, pertumbuhan UMKM mencapai 1.245 unit sejak 2021. Hal ini memperkuat ekonomi Sumenep melalui sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Tak hanya itu, laju pertumbuhan ekonomi Sumenep di 2023 tercatat 5,35%, lebih tinggi dari Jawa Timur bahkan di tingkat nasional, ini pencapaian signifikan.
Bahkan menurut data BPS, angka stunting di Sumenep turun hingga 4,9%. Kabupaten ini menjadi peringkat pertama dalam penurunan stunting nasional.
Selain itu, Peringkat Indeks Desa Membangun meningkat selama tiga tahun terakhir. Sehingga Sumenep kini dikenal sebagai Desa Mandiri, Maju, dan Berkembang.
Berkat kegigihan dan kerja cerdasnya kemiskinan di Sumenep menurun hingga -2,4%, menjadikan kabupaten ini rangking pertama di Jawa Timur. Pencapaian ini membanggakan
Sementara dalam bidang kesehatan, Achmad Fauzi menciptakan program unggulan yang bernama Universal Health Coverage (UHC). Melalui program ini, Achmad Fauzi berhasil memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Sumenep.
“UHC menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, Selasa, 15 Oktober 2024.