SUMENEP – Jalan poros di Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur dibiarkan rusak selama bertahun tahun tanpa adanya perbaikan.

Melihat kondisi insfratruktur yang sangat hancur, hingga mengundang pertanyaan besar dari sejumlah tokoh masyarakat.

Sebab, jalan yang rusak di desa tersebut memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat, lantaran aksesibilitas terhambat, transportasi menjadi sulit, dan mobilitas penduduk terbatas.

Tak hanya itu saja, dengan kondisi jalan yang hancur dapat menyebabkan kerusakan pada kendaraan, bahkan bisa meningkatkan resiko kecelakaan.

Meskipun Desa Karangnangka memiliki potensi ekonomi yang cukup baik, seperti pertanian dan lainnya, namun jalan rusak menjadi hambatan serius bagi pengembangan sektor-sektor ini.

Melihat sudah kondisi jalan yang sudah tidak jelas arahnya kemana, sehingga para investor enggan menanamkan modalnya di daerah yang sulit dijangkau dan infrastruktur yang tidak memadai.

Kekhawatiran masyarakat ini tidak hanya kepada jalan yang rusak ini, melainkan juga kepada pengembangan terhadap desa tersebut.

Desa-desa tetangga telah mendapatkan perbaikan infrastruktur, sementara Desa Karangnangka ini masih terabaikan.

Hal ini menimbulkan rasa ketidakpuasan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah setempat. Bahkan ketidaknyamanan ini sangat dirasakan oleh warga setempat.