SUMENEP I liputan12 - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H.Moh. Anwar Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini secara konsisten bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan dengan dukungan teknologi terkini.

RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep kini berhasil menerapkan metode Radio Frekuensi Ablasi (RFA) untuk penanganan tumor tiroid jinak. Prosedur ini merupakan metode nonbedah yang meminimalkan risiko, tidak memerlukan rawat inap, dan hanya menggunakan tusukan kecil seukuran jarum.

Keberhasilan penerapan layanan RFA menjadikan RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep sebagai rumah sakit pertama di Madura yang menyediakan layanan tersebut. Pencapaian ini menjadi langkah besar dalam peningkatan mutu layanan medis di wilayah ujung timur Pulau Madura.

Tidak hanya berinovasi pada layanan medis, RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep juga gencar melakukan digitalisasi layanan. Saat ini telah diterapkan sistem antrean elektronik, pendaftaran berani poliklinik, hingga pembayaran non-tunai melalui virtual account untuk mempercepat proses administrasi pasien.

“Semua upaya ini kami lakukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan maksimal bagi pasien,” ujar Kasi Informasi RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, M.Kes. Selasa (8/7/2025).

RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep juga menyediakan layanan spesialistik, seperti poli nyeri, kemoterapi, dan patologi anatomi, sebagai bagian dari peningkatan layanan bagi masyarakat.

Keberadaan Gedung Poli Terpadu dengan desain modern dan ruang tunggu yang nyaman menjadi bukti nyata komitmen RSUD Sumenep dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas.

Selain itu, rumah sakit juga terus melengkapi fasilitas layanan, termasuk pengadaan CT scan kedua, layanan MRI, serta program sosial “La Sehat” yang membantu transportasi pasien pulang ke rumah secara gratis.

“Inovasi ini semakin memperkuat posisi RSUD Sumenep sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Pulau Madura,” pungkas Erfin Sukayati.