BOGOR | LIPUTAN12 – Proyek pembangunan jalan lingkungan (Jaling) RT 01/RW 02 Desa Kemang, Kecamatan Kemang yang bersumber dari dana desa patut dipertanyakan dikarenakan lebar dan ketebalan Jaling bervariasi alias tidak beraturan.

Menurut keterangab Sekdes Kemang, jalan lingkungan dengan panjang 300 meter, lebar 1 meter bervariasi dan ketebalan rata-rata 7-10 centimeter, itu pun bervariasi.

Selain itu, proyek Jaling ini ditemukan tidak memakai plastik cor, serta ketebalan beton yang tidak merata.

Dikatakan Rahmat, sebelum pengocaran itu ada yang masih tanah dan ada juga yang sudah dibuat oleh warga, pada dasarnya memang enggak di pakai plastik coran dan di RAB nya enggak.

“Sumber anggaran dari dana desa (DD), pembangunan pakai readimik dengan K 250 sebelum pengecoran itu biasanya diuji tapi karena sudah sering pakai (langganan) jadi enggak perlu diselam lagi. Jadi, kemarin enggak diuji yang dipakai adimix pemadatan yang dititik tanah aja yang masih stabil dan sudah difinising,” kata Rahmat.

Disingung papan informasi, dia mengklaim ‌untuk papan plang informasi kemarin belum dipasang, biasanya sudah saya pasang. Kemarin juga sudah saya cek karena situasinya masih hujan lebat.

“Ya, sayang juga coran itu jadi mau enggak mau beton itu harus dikerjakan maka dengan seadanya mereka pergi bantu masyarakat setempat dengan situasi jalan walaupun sedang hujan,” kilahnya.

“Sebenernya enggak bagus kalau hujan dikerjakan tapi kalau enggak dikerjakan yang ada mobil molen yang ada didalam itu takut beku jadi beresiko dimobil itu dia menghabiskan 4 mobil molen bix itu,” paparnya. ***

Redaktur : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id