SUMENEP I LIPUTAN12 - Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) terus memperkuat upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan mempercepat evaluasi program layanan kesehatan di seluruh puskesmas.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, sekaligus memperkuat layanan deteksi dini di tingkat fasilitas kesehatan dasar.

Kegiatan evaluasi diadakan di salah satu hotel di Kabupaten Sumenep dan melibatkan 62 peserta, terdiri atas kepala puskesmas serta penanggung jawab program PTM dari wilayah daratan maupun kepulauan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengatakan evaluasi dipercepat untuk memastikan efektivitas program PTM berjalan optimal di seluruh wilayah pelayanan kesehatan.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya fokus pada administrasi dan pelaporan, tetapi juga mengukur efektivitas pelayanan inovasi yang dilakukan masing-masing puskesmas dalam menjangkau masyarakat.

“Setiap puskesmas kami dorong memiliki pelayanan inovatif yang benar-benar menyentuh masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan menyusul implementasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mulai dijalankan sejak tahun 2025.

Namun pelaksanaannya di lapangan dinilai masih membutuhkan penguatan, khususnya dari partisipasi masyarakat.

Salah satu persoalan utama yang masih menghadang, selanjutnya, adalah rendahnya kesadaran warga untuk memeriksakan kondisi kesehatan ketika belum merasakan gejala penyakit.