SUMENEP I LIPUTAN12 - Peringatan puncak Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati pada 22 Oktober, ribuan santri menobatkan Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai Panglima Santri Milenial Sumenep.
Penobatan Achmad Fauzi sebagai Panglima Santri Milenial Sumenep bertepatan saat istigasah menyambut Hari Santri Nasional yabg digelar di Gedung Islamic Center Batuan, Sumenep.
Ketua Santri Milenial Sumenep, Febrianto menyampaikan, alasan penobatan politisi muda PDI Perjuangan yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Sumenep periode 2024-2029 berpasangan dengan Pengasuh Pondok Pesantren At Tauqiyah Bluto KH Imam Hasyim.
Ia menyebut, alasannya karena Achmad Fauzi sangat dekat dengan para ulama dan santri. Apalagi, ia sudah banyak memberikan program beasiswa santri dan penghargaan bagi santri berprestasi kala menjabat Bupati Sumenep.
"Bapak Fauzi sekalipun bukan santri, tapi kepedulian beliau terhadap santri sangat lah besar, termasuk beasiswa santri dan penghargaan bagi santri berprestasi," Jelasnya.
Selain peduli kepada santri, Fauzi juga dinilai peduli terhadap guru ngaji di Sumenep. Terbukti, sudah ribuan guru ngaji selama kepemimpinan Fauzi, mendapatkan insentif dan asuransi jiwa melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
"Kurang lebih 6 ribuan guru ngaji mendapatkan insentif dari pemerintah Kabupaten Sumenep. Hal ini tidak terlepas dari peran Pak Fauzi, guru ngaji atau guru Alif adalah guru paling berarti bagi kita kaum santri," paparnya.
Menanggapi dukungan tersebut, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan rasa syukurnya kepada seluruh santri milenial.
“Terima kasih banyak atas penghargaan ini. Saya menyadari ini merupakan tanggung jawab besar, tapi jika santri milenial sudah memberikan kepercayaan, saya akan berusaha keras untuk memenuhi harapan kalian,” ucapnya.