SUMENEP I LIPUTAN12 - Upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menekan angka kemiskinan kembali menunjukkan hasil yang menggembirakan. 

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep per 18 November 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) daerah ini turun menjadi 1,64 persen, dari sebelumnya 1,69 persen pada tahun lalu.

Penurunan ini menempatkan Sumenep sebagai daerah dengan TPT terendah ketiga di Jawa Timur, sekaligus menjadi yang terbaik di antara empat kabupaten di Madura.

Sebagai perbandingan, Kabupaten Sampang mencatat TPT sebesar 2,44 persen, sedangkan Bangkalan masih berada pada level 5,31 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti efektivitas langkah perencanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah secara konsisten dan terukur.

“Penurunan TPT ini tidak lepas dari sejumlah strategi kebijakan yang kami rancang dan terus kami evaluasi.Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memperluas kesempatan kerja dan memperkuat sektor ekonomi lokal,” ujar Arif, Jumat (21/11/2025).

Arif menjelaskan, Bappeda berperan sebagai motor perencanaan yang memastikan setiap program pembangunan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam sektor ketenagakerjaan. 

Mulai dari peningkatan kompetensi energi kerja, penguatan UMKM, hingga penciptaan iklim investasi yang ramah lingkungan, semuanya diarahkan untuk memaksimalkan penyerapan energi kerja.

“Kami terus mendorong peningkatan kualitas SDM, perluasan lapangan kerja, dan memperbesar peluang investasi. Targetnya jelas: penyerapan tenaga kerja harus semakin optimal,” tegasnya.