SUMENEP I LIPUTAN12 - Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen persahabatan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak menjadikan masyarakat nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, Pancasila merupakan warisan ideologi bangsa yang tidak hanya relevan dalam kehidupan bernegara, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat yang toleran, produktif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

“Pancasila mengajarkan kita tentang kebersamaan, menghormati perbedaan, serta semangat gotong royong. Nilai-nilai itulah yang harus terus hidup dalam kehidupan masyarakat agar persatuan dan keharmonisan tetap terjaga,” kata Fauzi dalam Pidatonya saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Selasa (2/6/2026).

Ia menilai tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks, terutama dengan berkembangnya teknologi digital yang memungkinkan arus informasi bergerak sangat cepat. 

Kondisi tersebut, Menurut Bupati Cak Fauzi harus diimbangi dengan penguatan karakter kebangsaan agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh informasi yang berbau maupun provokatif.

“Perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki pegangan yang kuat, dan Pancasila adalah nilai dasar yang mampu menjadi kompas dalam menyikapi berbagai perubahan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, pengamalan Pancasila tidak harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Sikap menghargai sesama, menjaga toleransi, membantu lingkungan sekitar, hingga menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi merupakan bentuk nyata penerapan nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, keluarga menjadi ruang pertama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dari lingkungan keluarga, nilai toleransi, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dapat dibangun secara berkelanjutan.