SUMENEP | LIPUTAN12 - Jelang Bulan Sucu Ramadhan, warga di Kabupaten Sumenep melakukan tradisi 'Akosar' atau membersihkan makam leluhur secara bersama-sama. Tradisi sudah berlangsung turun temurun, seperti yang dilakukan warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Salah satunya tradisi yang masih kental di tengah masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, salah satunya dengan menggelar ‘Akosar‘. Akosar merupakan bahasa madura yang berarti ziarah makam atau yang dalam bahasa jawanya dikenal sebagai ‘Nyekar‘.

Kegiatan Ngusar salah satunya berlangsung di kompleks pemakaman leluhur mereka yaitu di Komplek Pemakaman Gel Jeteh Tepatnya di Dusun Banakaja.

Warga datang berbondong-bondong dengan membawa peralatan pertanian untuk membersihkan kompleks pemakaman tersebut.

Salah satu warga setempat, Hairuddin mengatakan, tradisi Ngusar Menyambut bulan suci Ramadhan bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada warga saat berziarah ke makam leluhur mereka.

“Kalau makamnya sudah bersih, maka ziarahnya akan nyaman dan ibadahnya lebih tenang,” kata Masduki saat ditemui Tim Media Liputan12 di lokasi sembari membersihkan makam, Minggu (10/3/2024).

Dirinya menyampaikan, Kebudayaan merupakan pondasi kehidupan masyarakat dalam menjalan berbagai kesehariannya. Dengan kebudayaan masyarakat menjadi rekat dan sulit untuk dipecah belah.

Kegiatan kebudayaan ini biasanya dilakukan oleh masyarakat desa saat menyambut bulan suci ramadhan dan juga disaat Menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kerja bakti bersih-bersih makam sudah menjadi tradisi masayarakat disini dalam menyambut datangnya bulan suci ramadan dan juga saat menyambut hari raya idul fitri,” Terangnya.