BOGOR | LIPUTAN12 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong sebagai salah satu pusat sarana kesehatan dan rujukan di kabupaten Bogor, senantiasa melayani dan medukung peningkatan taraf kesehatan warga masyarakat di kabupaten bogor dan sekitarnya. Sebagai salah satu sarana kesehatan yang didukung pemerintah daerah, RSUD Cibinong berkomitmen menjadi pusat layanan kesehatan terbaik di Jawa Barat bahkan di Jabodetabek. Hal ini semata-mata agar RSUD Cibinong memiliki tempat khusus di hati masyarakat dan menjadi harapan warga.

Perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan senantiasa terus dikedepankan dalam pelayanan Orthopaedi di RSUD Cibinong. Hanya saja, tidak dipungkiri saat ini tindakan masyarakat dalam menangani cedera atau trauma masih banyak yang keliru. Mereka lebih memilih pegobatan alternatif atau ahli patah tulang daripada memprioritaskan terapi secara medis. Padahal, langkah tersebut dapat mengakibatkan penderitaan pasien menjadi semakin buruk, bahkan dapat mengalami kecacatan.

dr. Auliya Akbar, Sp.OT, Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Universitas Indonesia mengatakan, secara ilmiah, ketika seseorang mengalami cedera, pasti akan terjadi pembengkakan, hal inilah yang tidak diketahui oleh praktisi pengobatan, seperti pemijat tradisional. Pada dasarnya, di dalam pembengkakan terjadi perdarahan mikroseluler, yang merupakan dampak dari perobekan pada pembuluh darah berukuran kecil, sehingga darah keluar dari pembuluhnya.

Selain itu, lanjut dr. Auliya Akbar, Sp.OT yang akrab disapa Dokter Abay ini, dalam trauma seperti ini, cairan sel intraseluluer juga akan keluar dan mengakibatkan pembengkakan yang semakin besar.

“Pada kasus seperti ini, jika penderita dipijat atau diurut, maka sobekan tersebut akan semakin membesar dan banyak mengeluarkan darah. Bekas pijatan dapat pula meninggalkan trauma, sehingga cairan sel yang keluar semakin bertambah banyak,” jelas Dokter Abay.

Dokter Abay menambahkan, melalui tindakan medis yang tepat, penanganan terhadap cedera atau trauma akan diawali dengan pemeriksaan rontgen untuk mengetahui kemungkinan terjadinya patah tulang.

“Tindakan medis selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi cedera pasien. Sehingga jika terjadi kasus cedera, pasien akan segera ditindak dan mendapatkan penanganan medis sebagaimana mestinya,” paparnya.

“Fenomana tersebut di atas tidak menjadi kendala atau hambatan bagi klinik Orthopaedi RSUD Cibinong, bahkan kesemuanya menjadi landasan motivasi dan terobosan besar yang dilakukan untuk kemajuan layanan klinik orthopaedi di RSUD Cibinong,” tandas Dokter Abay.

Dengan bermodalkan sumber daya tim dokter spesialis/subspesialis orthopaedi serta ditunjang tenaga kesehatan orthopaedi yang berkualitas dan dukungan sarana teknologi mutakhir, menjadikan klinik Orthopaedi sebagai salah satu center of excellence di lingkungan RSUD Cibinong yang melingkupi layanan paripurna berupa: