SUMENEP I LIPUTAN12 - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menegaskan bahwa calon peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) di daerahnya tetap bisa mengikuti program yang telah berjalan meskipun ada pengurangan kuota secara nasional.

Sebelumnya, beredar informasi terkait pemangkasan kuota peserta PPG secara nasional sebanyak 400 ribu orang, sebagaimana disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam pemaparan hasil rekonstruksi anggaran terbaru saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (12/02) lalu.

Menanggapi kondisi tersebut, Agus Dwi Saputra menegaskan bahwa calon peserta PPG di Kabupaten Sumenep yang telah menyelesaikan tahap administrasi tetap bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya.

"Kami masih menunggu informasi terkait kuota PPG tahun 2025 untuk Kabupaten Sumenep. Namun, bagi guru yang telah terdaftar sejak Desember 2024, kami pastikan mereka tetap dapat melanjutkan tahapan berikutnya," ujarnya. 

Ia juga menegaskan bahwa meskipun ada kebijakan efisiensi, pihaknya tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak guru, termasuk memastikan kelancaran proses PPG bagi calon peserta.

"Kami ingin para calon peserta tidak merasa khawatir dengan adanya pemangkasan kuota secara nasional. Kami tetap berupaya agar hak-hak guru dapat terpenuhi. Yang terpenting, mereka harus tetap fokus menjalankan tugas sebagai pendidik," pungkasnya.

Meski kebijakan pemerintah pusat berubah, komitmen Disdik Sumenep dalam mendukung guru-guru di wilayahnya tetap kuat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi para guru yang tengah menjalani proses PPG serta memastikan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.