SUMENEP I LIPUTAN12 - Kehadiran rokok lokal di Kabupaten Sumenep tengah mengalami pertumbuhan signifikan dan sangat positif membantu petani tembakau. 

Seiring meningkatnya permintaan dari produsen rokok skala kecil hingga menengah, para petani kini lebih percaya diri dalam memperluas lahan, meningkatkan kualitas tembakau, dan mengadopsi teknik pertanian yang lebih modern.

Hal ini disampaikan oleh Rama Ramadhan, Ketua Komunitas Petani Milenial Pasongsongan, yang menilai industri rokok lokal telah memberikan dampak positif terhadap harga tembakau di wilayah tersebut.

Menurutnya, sebelum rokok lokal berkembang, harga tembakau cenderung fluktuatif dan kerap merugikan petani. Namun, sejak adanya pabrik-pabrik rokok lokal yang menyerap hasil panen secara langsung, harga tembakau meningkat signifikan.

“Kami merasa sangat terbantu. Dulu harga tembakau tidak menentu, kadang anjlok, kadang naik. Tapi sejak ada rokok lokal, harga tembakau kami lebih stabil dan bahkan cenderung mahal. Ini tentu menguntungkan bagi petani,” kata Rama kepada media ini, Jumat 15/2/2025.

Meski demikian, para petani berharap agar pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap industri rokok lokal agar keberlanjutan bisnis ini tetap terjaga.

Rama juga meminta agar regulasi yang mengatur industri rokok lokal tetap berpihak kepada petani agar kesejahteraan mereka semakin meningkat.

Untuk itu, dengan adanya rokok lokal yang menyerap hasil tembakau petani secara maksimal, Kecamatan Pasongsongan kini menjadi salah satu sentra tembakau dengan harga jual yang kompetitif.

“Ke depan, para petani berharap industri ini terus berkembang sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi,” jelasnya.