SUMENEP I liputan12 - Rumah Sakit Umum Daerah dr. H.Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 2025 dengan semangat kolaborasi dan penghormatan terhadap dedikasi para tenaga medis.
Peringatan HBDI tahun ini mengusung tema “Dokter Berbakti untuk Negeri”, yang mencerminkan semangat pengabdian para dokter dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, berkeadilan, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Pelaksana Harian Direktur RSUDMA, dr. Ellya Fardasah, mengatakan bahwa peringatan HBDI merupakan momentum penting untuk mengapresiasi peran dan kontribusi para dokter, khususnya di Kabupaten Sumenep.
“Dokter memiliki peran strategis dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Mereka adalah garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia sehat,” ujarnya kepada media, Senin (26/5/2025).
Menurut dr. Ellya, RSUD saat ini telah berstatus sebagai rumah sakit tipe B pendidikan dan terus bertransformasi untuk mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP) di seluruh puskesmas, termasuk yang berada di wilayah pelosok dan kepulauan.
“Melalui ILP, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama di daerah terpencil, dapat merasakan layanan kesehatan yang setara dan berkualitas,” imbuhnya.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, RSUD berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana, memperkuat sumber daya manusia, dan memberikan pelatihan berkelanjutan bagi para tenaga medis. Rumah sakit ini juga menaruh perhatian besar pada perlindungan hukum bagi dokter yang menjalankan tugasnya dengan profesional dan penuh tanggung jawab.
Selain itu, pihak RSUD juga terus memperluas kemitraan dengan fasilitas kesehatan lain serta instansi pemerintah dan swasta, guna mendorong terciptanya ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“HBDI bukan sekedar seremoni, tapi refleksi. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk terus meningkatkan mutu dan jangkauan layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep,” pungkas dr. Ellya, mewakili Direktur RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati.