SUMENEP I LIPUTAN12 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menggelar operasi pasar selama Ramadhan sebagai upaya membantu masyarakat dalam mengendalikan kenaikan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok yang biasa naik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Operasi pasar ini sebagai bentuk intervensi pemkab dalam menekan kenaikan harga, mengingat sudah menjadi kebiasaan di tahun-tahun sebelumnya bahwa saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri harga kebutuhan bahan pokok naik," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Melalui Kepala Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sumenep, Dadang Dedi Iskandar. Kamis 6/3/2025.
Dadang menyampaikan, bahan pokok yang dijual pada operasi pasar ini diantaranya, beras, minyak goreng, Gula, bawang merah, telur dan daging ayam, dan dipastikan bahan pokok tersebut tentu dengan harga lebih terjangkau.
"Kami pada operasi pasar ini menjual komoditas dengan harga yang lebih murah dari pada di pasaran. Hal ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga di Sumenep tetap terjaga," terangnya.
Pihaknya menegaskan, bahwa hal ini tentu menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep. Dengan demikian masyarakat bisa berbelanja lebih hemat dan harga terjangkau.
"Dalam satu Minggu kita laksanakan 2 kali. Selain kegiatan ini, kami juga bersama dengan OPD yang lain, ada kegiatan Pasar Murah yang dilaksanakan DKUPP dan ada kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan DKPP Kabupaten Sumenep)," bebernya.
Ia menegaskan, pada kegiatan operasi pasar ini pemerintah kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Bulog wilayah Madura.
"Hal itu, tentunya untuk bisa menjadi opsteker pada semua bahan pokok dipasarkan pada operasi pasar ini," tegasnya.
Sebelum melakukan operasi pasar, Pemkab Sumenep juga telah melakukan pantauan harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah itu.