SUMENEP I liputan12 - Puskesmas Batang-Batang terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program Pembinaan Kesehatan Komunitas, yang kali ini menyasar pondok pesantren (Ponpes) di wilayah kerjanya.

Kegiatan ini merupakan upaya sistematis yang mencakup promosi kesehatan, pencegahan penyakit, dan penyediaan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau. Tujuannya bukan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya komunitas pesantren, agar mampu mandiri dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan.

Kepala Puskesmas Batang-Batang, dr. Hj. Sulaiha Riningsih, M.Si, menyampaikan bahwa pelatihan telah dilakukan di empat pondok pesantren, dengan fokus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kalangan santri.

“Kami ingin pesantren menjadi basis komunitas yang kuat dalam menjaga kesehatan. Maka keterlibatan aktif para pengasuh dan tenaga kesehatan desa sangat dibutuhkan,” ujar dr. Sulaiha.

Sementara itu, kegiatan Rangkaian Pelatihan meliputi: Pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren), Penyuluhan dan pendidikan kesehatan, Peningkatan sanitasi lingkungan dan Pemberdayaan santri sebagai kader kesehatan

Tak hanya itu, santri juga dilatih untuk melaksanakan Survei Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Pondok Pesantren (MMPP). Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun rencana aksi bersama untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan di lingkungan Ponpes.

“Kami berharap santri dapat berperan aktif sebagai santri husada dan mendorong terciptanya lingkungan pesantren yang sehat, mandiri, dan produktif,” imbuhnya.

Dengan pembinaan berkelanjutan ini, Puskesmas Batang-Batang optimis akan lahir generasi pesantren yang lebih sehat secara fisik dan mental, sehingga mampu menjadi bagian dari pembangunan bangsa yang unggul dan berdaya saing.