SUMENEP - Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur terus mendorong para petani untuk berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Hal itu dilakukan, karena melihat tantangan yang dihadapi oleh para petani padi di masing-masing tempat di Kota Keris.
"Seharus petani menciptakan kemitraan yang lebih erat antara petani padi dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)," ucap Kadis Pertanian, Chainur Rasyid, Kamis (30/5/2024).
Ia menyadari, berbagai masalah yang dihadapi seperti penurunan produktivitas dan ketahanan iklim yang lemah seperti perubahan cuaca saat ini.
Maka dari itu, ia meminta kepada petani untuk beroordinasi agar dapat terwujud reformasi yang signifikan dalam sistem pertanian, sehingga membawa dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan petani.
"Sebagai solusi terbaik, petani tetap mengadopsi pendekatan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya, termasuk penggunaan pupuk yang bijaksana atau maksimal," tandasnya.
"Dengan demikian, tidak hanya produktivitas pertanian yang akan meningkat, tetapi juga keberlanjutan ekologis dan ekonomis sektor pertanian akan terjamin," tutupnya.