SUMENEP I LIPUTAN12 - Semangat kolaborasi antara ulama dan pemerintah kembali ditegaskan dalam pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2026–2031 yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Desa Braji, Kecamatan Gapura, Sabtu (16/5/2026).

Dalam momentum besar tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama bukan sekedar organisasi keagamaan, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat, memperkuat pelayanan umat, serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Kabupaten Sumenep.

Pelantikan pengurus baru PCNU Sumenep semakin istimewa dengan kehadiran langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, bersama jajaran Forkopimda, Pengasuh Ponpes Al-Karimiyyah KH A. Busyro Karim, Ketua PCNU Sumenep KH Md Widadi Rahim, para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga Nahdliyin.

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menyampaikan rasa hormat atas kehadiran Gus Yahya di Kota Keris. Menurutnya, kehadiran Ketua Umum PBNU menjadi kehormatan besar sekaligus energi moral bagi penguatan peran NU di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami menyampaikan selamat datang kepada Gus Yahya.Kehadiran dia di tengah masyarakat Sumenep merupakan kehormatan besar dan membawa keberkahan tersendiri bagi pelantikan PCNU kali ini,” ujar Bupati Fauzi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan PCNU sebelumnya yang telah berkontribusi menjaga nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan stabilitas sosial masyarakat.

Kepada pengurus baru, Bupati menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Pemkab Sumenep membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan PCNU. Persoalan kemiskinan, pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, hingga kemiskinan membutuhkan kebersamaan dan kerja nyata seluruh elemen, termasuk Nahdlatul Ulama,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan NU dengan jaringan sosial dan keagamaan yang kuat memiliki posisi penting dalam mendukung program pembangunan yang berpihak pada masyarakat.