SUMENEP I LIPUTAN12 - BPRS Bhakti Sumekar meluncurkan aplikasi BBS Sekolah untuk kalangan pelajar dengan memanfaatkan teknologi digital.

Peluncuran aplikasi BBS itu dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, di Pendopo Agun Keraton Sumenep.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, program BBS Sekolah mampu mendorong budaya menabung di kalangan pelajar, sekaligus menghindari munculnya kasus penghematan tabungan sekolah yang bermasalah di masyarakat. 

“Aplikasi BBS Sekolah mencegah agar tidak terjadi pesoalan dengan tabungan pelajar seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga BPRS Bhakti Sumekar menciptakan aplikasi khusus tabungan pelajar ini,” kata Bupati di sela-sela Talkshow Literasi Keuangan Syariah dan peluncuran BBS Sekolah, di Pendopo Agung Keraton, Rabu (23/04/2025).

Pemerintah daerah mendukung program Bank BPRS ini, karena BBS Sekolah sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter pelajar mengelola keuangan untuk masa sebelumnya.

“Kami ingin generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara finansial, sehingga pelajar melalui BBS Sekolah memahami literasi keuangan menjadi bagian dari budaya di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan inj berharap bahwa, program BBS Sekolah gerakan bersama yang terintegrasi antara BPRS Bhakti Sumekar dengan Sekolah di Kabupaten Sumenep, dalam rangka penguatan karakter pendidikan dan literasi keuangan kepada siswa di era digital.

“Pihak sekolah untuk ikut berperan aktif menyukseskan literasi keuangan kepada siswa, guna membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi memiliki kecakapan dalam literasi keuangan,” paparnya.

Sementara Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan, BBS Sekolah untuk memudahkan kolaborasi antara pihak sekolah dan lembaganya, dalam mengelola tabungan siswa.