SUMENEP I liputan12 - Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat mencegah penyebaran penyakit campak. Senin (25/8/2025), Dinas Kesehatan Sumenep meluncurkan gerakan vaksinasi massal yang dilaksanakan serentak di 26 Puskesmas, baik di daratan maupun kepulauan.

Kick off vaksinasi dilakukan di PAUD HI Rumah Pintar dan ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, bersama Kepala Dinkes Sumenep, Ellya Fardasah. Suasana penuh semangat tampak mewarnai imunisasi, anak-anak terlihat tenang dan antusias mengikuti proses penyuntikan.

Kepala Dinkes Sumenep, drg. Ellya Fardasah, bermaksud menargetkan lebih dari 74 ribu anak mendapatkan vaksinasi campak hanya dalam dua minggu, dengan pencapaian minimal 90 persen.

"Selama dua minggu ini kami melakukan pemetaan dan evaluasi. Jika masih ada anak yang belum mendapat vaksin, maka kami akan melakukan penyisiran tambahan pada satu minggu berikutnya. Harapannya, tidak ada satupun anak Sumenep yang terlewat," ujar Ellya.

Ellya menambahkan, sasaran utama vaksinasi adalah anak usia 0–5 tahun, sebelum mencakup kelompok anak sekolah. Menurutnya, pencegahan dini pada usia balita menjadi kunci untuk menutup celah penularan campak.

“Setelah balita, kita pindah ke sekolah anak-anak. Dengan cara ini, kita berharap imunitas kolektif benar-benar terbentuk di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Kh. Imam Hasyim, menyampaikan optimisme bahwa target vaksinasi bisa tercapai. Ia mengapresiasi antusiasme orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka.

“Alhamdulillah, saya melihat sendiri anak-anak di PAUD HI Rumah Pintar begitu tenang, bahkan ada yang gembira saat divaksin. Ini pertanda baik, bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya imunisasi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat adalah faktor penentu keberhasilan.