SUMENEP I liputan12 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak dan remaja, Puskesmas Ganding bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama mengadakan kegiatan skrining kesehatan secara serentak di berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Ganding.

Kegiatan ini berlangsung selama bulan Mei 2025 dan menyasar pelajar usia 6–18 tahun mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA.

Program ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan anak usia sekolah. Skrining dilakukan oleh tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, status gizi, kebersihan diri, kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan mata dan telinga, serta deteksi dini gangguan kesehatan mental.

Kepala Puskesmas Ganding, dr. Ahmad Jauhari, M.Si, menjelaskan bahwa kesehatan anak usia sekolah memiliki peran penting dalam keberhasilan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia ke depan.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk mendeteksi penyakit secara fisik, tapi juga untuk melihat kondisi psikologis anak. Saat ini kita tidak hanya menghadapi masalah klasik seperti kurang gizi atau kebersihan diri, tapi juga tantangan baru seperti tekanan mental, kecemasan, dan gangguan konsentrasi yang sering luput dari perhatian,” ungkapnya, Kamis 22/5/2025.

Selain scrining, kegiatan ini juga disertai dengan edukasi kesehatan berupa penyuluhan tentang pola makan seimbang, pentingnya kebersihan diri, pencegahan penyakit menular, hingga pentingnya menjaga kesehatan mental. Edukasi ini diberikan kepada siswa, guru, dan orang tua agar tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan suportif.

Guru dan petugas UKS turut berperan aktif dalam mendampingi proses pemeriksaan. Orang tua juga diberikan lembar hasil skrining anak mereka, lengkap dengan saran atau tindak lanjut jika ditemukan keluhan atau gangguan kesehatan.

Salah satu siswa, Ulifatul Umamah, mengaku antusias mengikuti pemeriksaan tersebut.

Jadi saya tahu kondisi tubuh saya, dan sekarang lebih semangat untuk hidup sehat. Ternyata saya kurang makan sayur, jadi saya akan coba lebih rajin makan makanan bergizi,” katanya.