LIPUTAN12.ID|KEPSUL – Kapal KLM Sinar Bahagia 03 mengalami kecelakan dan tenggelam di perairan laut Desa Waikafia kecamata Mangoli Selatan kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara, pada hari Kamis, tanggal 09 April 2020 pukul 10.00 WIT.
Kronologis kejadian menurut keterangan Paur humas Polres Kepsul Bripka Suawandi Sangadji, sebelumnya pada hari rabu tanggal 08 April 2020 kapal KLM Sinar Bahagia 03 mengangkut kopra sebanyak 620 karung dari Desa Waisakai Kec. Mangoli Uatar Timur, kemudian pada pukul 14.00 wit, kapal bertolak dari Desa Waisakai tujuan Desa Kou Kecamatan Mangoli Timur untuk mengangkut kopra sebanyak 28 karung, pada pukul 20.00 wit kapal KLM Sinar Bahagia 03 berangkat menuju Desa Waikafia Kec. Mangoli Selatan dan tiba pada hari kamis tanggal 09 april 2020 pukul 01.00 wit. Kemudian pada pukul 08.30 wit kapal kembali mengangkut kopra kurang lebih sebanyak 50 karung kopra.
“Dikarena pengangkutan kopra saat itu terlalu banyak sehingga menyebabkan kapal miring lalu air laut masuk kedalam kapal, dan tak lama kemudian kapal langsung tenggelam,” kata Suawandi Sangadji, Kamis (9/4/2020).
Suwandi membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa kecelakaan laut, kapal yang tenggelam adalah kapal KLM Sinar Bahagia 03. Kapal tenggelam pada pukul 10.00 wit, saat sedang menggangkut kopra di Desa Waikafia sebanyak 50 karung.
“Sebelumnya kapal sudah mengangkut kopra di Desa Waisakai dan Desa Kou sebanyak 648 karung kopra lalu ditambah pemuatan kopra lagi di Desa Waikafia sebanyak 50 karung sehingga kapal miring ke kiri dan menyebabkan air masuk dan tenggelam,” jelas Suwandi.
Ia menambahkan, kapal KLM Sinar Bahagia 03 hanya memuat 6 orang kru kapal saja, di antaranya Ardi Saputra (Nahkoda), dan kelima anak buah kapal (abk) yakni Wawan, Sidani, LA Hedi, LA Ili dan LA Dani.
“Nahkoda dan kelima abk dalam keadaan selamat. Untuk kerugian meteril belum diketahui,” ungkap Paur Humas.
“Saat itu juga Polairud Polres Kepulauan Sula langsung menuju ke tempat kejadian perkara untuk menolong nahkoda dan para abk kapal,” lanjutnya.
Reporter: Lutfi Teapon