LIPUTAN12.ID|BOGOR – Akhir-akhir ini masyarakat penikmat rokok dikejutkan dengan harga rokok yang melonjak cukup tajam, seperti dialami Herman (35) tahun, warga Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua. Dia menggerutu seolah tak percaya seusai membayar sebungkus rokok kesukaannya yaitu Magnum Biru.
“Saya kaget banget biasanya membayar roko tersebut 17 ribu tapi sekarang 20 ribu,” ucap pria yang akrab disapa Ibhel tersebut, Rabu (25/12/2019).
Dia mengatakan, kenaikan harga rokok secepat kilat dalam akhir-akhir ini menurutnya, rokok favoritnya itu memang variatif terkait harga tergantung di warung di mana ia membeli.
“Beda warung biasanya beda harga. Memang roko kesenangan saya ini kadang-kadang beda warung beda harga, tapi gak jauh beda biasanya bedanya cuma lima ratus perak hingga seribu saja,” katanya.
Dia pun heran harga rokok kesukaannya tersebut naik harganya tergolong cepat. Biasanya sambung dia, kadang beli ada yang harga 16 ribu ada juga yang 17 ribu.
“Tergantung warungnya biasanya, Namun Kemarin saya beli 19 ribu, hari ini udah 20 ribu lagi, jangan-jangan nanti awal tahun 2020 harga roko terus naik drastis, mahal banget,” ucapnya kesal.
Tidak hanya pembeli, Ian Jejen pemilik warung yang berada di daerah Puncak mengatakan, harga rokok khusus produk Sampoerna rata-rata naik harganya cukup drastis.
“Naik, rata-rata naiknya 2 ribu perbungkus, kami yang jual juga agak bingung, naiknya bisa secepat dan sedrastis ini,” ujar pria yang akrab disapa Apuy tersebut.
Dia menjelaskan, akibat harga rokok akhir-akhir ini naik, banyak para pembeli yang kaget dan menggerutu. Namun demikian, pembeli tetap datang. sejauh ini ia mengaku belum ada penurunan pembelian rokok di tokonya.