SUMENEP I LIPUTAN12 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai menerapkan langkah strategi dalam memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan Manajemen Talenta ASN.
Kebijakan tersebut ditandai dengan diluncurkannya Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMANTRA) sebagai instrumen pemetaan dan pengembangan potensi pegawai secara objektif.
Peluncuran SIMANTRA dilakukan bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi Implementasi Manajemen Talenta ASN yang dibuka langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di Kantor Bupati Sumenep, Senin (22/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa transformasi birokrasi tidak cukup hanya dilakukan melalui perubahan sistem kerja, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia yang menjalankan roda pemerintahan.
Menurutnya, ASN merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu diperlukan pola pengelolaan pegawai yang mampu membaca potensi, kompetensi, serta kinerja setiap aparatur secara terukur.
“Manajemen talenta ASN menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional. Kita ingin setiap ASN mendapatkan ruang untuk berkembang sesuai kemampuan dan keahliannya, sekaligus memastikan organisasi pemerintah memiliki orang-orang terbaik di posisi yang tepat,” ujar Bupati Fauzi.
Ia menjelaskan, keberadaan SIMANTRA akan membantu pemerintah daerah dalam melakukan pemetaan terhadap kapasitas ASN, mulai dari kompetensi, rekam jejak kinerja, hingga potensi pengembangan karier.
Dengan sistem tersebut, proses pengelolaan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep diharapkan semakin transparan, obyektif, dan berbasis pada sistem merit atau sistem berdasarkan kualifikasi, kompetensi, serta kinerja.
“Pengelolaan ASN tidak boleh lagi hanya melihat aspek administratif. Kita harus memastikan bahwa setiap jabatan diisi oleh aparatur yang memiliki kemampuan, integritas, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

