SUMENEP I liputan12 – Komitmen terhadap pelestarian budaya lokal kembali mendapat panggung dalam ajang SMSI Award 2025, yang digelar di Pendopo Agung Sumenep, Rabu (28/5/2025).
Dalam kesempatan tersebut, PR M. Lukman dinobatkan sebagai Nominasi Pelestari Warisan Kretek Indonesia, sebuah penghargaan yang diberikan atas dedikasinya menjaga tradisi kretek sebagai bagian dari identitas budaya Nusantara.
Usaha milik H. Abd Rohim ini dikenal konsisten mempertahankan proses produksi kretek secara tradisional, sekaligus memberdayakan masyarakat lokal di tengah arus modernisasi industri tembakau. Tak hanya sekedar produksi, PR M. Lukman juga aktif menjaga nilai-nilai budaya yang melekat pada rokok kretek sebagai simbol perlawanan, sejarah, dan keaslian cita rasa Indonesia.
Tak Sekadar Tradisi, Festival Ketupat 2026 di Sumenep Bidik Wisatawan dan Kesejahteraan Warga
“Bagi kami, kretek bukan hanya soal bisnis, tapi juga soal warisan leluhur yang harus dijaga. Dinobatkan sebagai penerima penghargaan di SMSI Award 2025 ini adalah kehormatan besar. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus menjaga nilai-nilai tradisi dalam setiap lintingannya,” ujar H. Abd Rohim, pemilik PR M. Lukman.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap usaha-usaha yang tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab budaya.
“Kita perlu memberi penghargaan kepada pelaku usaha seperti PR M. Lukman, karena telah menjaga marwah kretek sebagai warisan budaya Indonesia. Ini bukan sekedar usaha, tapi juga bentuk pelestarian nilai dan sejarah,” tegas Wahyudi dalam Berbagainya.
Nominasi yang diraih PR M. Lukman diharapkan dapat menginspirasi generasi muda dan pelaku industri lainnya untuk tetap berpihak pada nilai-nilai lokal yang berkelanjutan.
Untuk diketahui, Dlam acara ini dihadiri Anggota DPD RI Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Wabup KH Imam Hasyim, perwakilan bupati tiga kabupaten se madura, Forkopimda Sumenep.

