SUMENEP I LIPUTAN12  - Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah terus diperkuat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H.Moh. Anwar Kabupaten Sumenep kini menghadirkan inovasi medis berbasis teknologi modern melalui penerapan Radio Frekuensi Ablasi (RFA) untuk penanganan tumor tiroid jinak.

Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan kesehatan canggih kepada masyarakat, tanpa harus dirujuk ke rumah sakit besar di luar daerah.

Direktur RSUD dr. H.Moh. Anwar, dr. Erliyati, M.Kes., melalui Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, menegaskan bahwa kehadiran teknologi RFA merupakan bentuk nyata transformasi layanan medis yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Radio Frequency Ablation adalah metode tindakan minimal invasif yang dirancang untuk memberikan solusi medis yang efektif tanpa harus melalui operasi besar. Prosedurnya cukup menggunakan jarum khusus dengan panduan teknologi, sehingga tingkat trauma pasien jauh lebih rendah dibandingkan tindakan bedah konvensional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keunggulan metode tersebut tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada efisiensi waktu dan kenyamanan pasien.

“Dengan RFA, proses tindakan berlangsung relatif singkat, risiko komplikasi dapat ditekan secara signifikan, dan pasien umumnya tidak memerlukan rawat inap. Bahkan, dalam banyak kasus, pasien sudah dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu cepat. Ini tentu menjadi kemajuan besar dalam pelayanan kesehatan di daerah,” ungkapnya.

Menurut Erfin, implementasi teknologi ini sekaligus menempatkan RSUD dr. H.Moh. Anwar sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang progresif di Madura dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi mutakhir.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Sumenep dan sekitarnya memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang setara dengan rumah sakit di kota besar. Inovasi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan,” tegasnya.

Tidak hanya fokus pada peningkatan layanan medis, RSUD juga melakukan peningkatan digitalisasi guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan.