BOGOR | LIPUTAN12 – Ratusan penggali kubur khusus jenazah pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor mendapatkan bantuan Sembako, Alat pelindung diri (APD) dan Santunan dari Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 061/Suryakancana Bogor, Brigjen TNI Achmad Fauzi.
Bantuan berupa sembako sebanyak 2 Ton beras, dan 400 APD serta santunan tali asih, diberikan langsung oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi, kepada 200 orang penggali kubur khusus pasien covid-19 di taman pemakaman umum (TPU) Pondok Rajeg dan di 9 TPU lainnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi menyampaikan, kehadiran kami ke TPU Pondok Rajeg ini selain memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan moril kepada para penggali kubur, juga untuk menjalin silaturahmi kepada para penggali kubur ataupun kepada tim pemulasaraan yang selama hampir 2 tahun ini telah melaksanakan tugasnya.
“Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para penggali kubur khusus penderita covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor yang selama hampir 2 tahun ini telah melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” ujar Brigjen TNI Achmad Fauzi kepada wartawan, Rabu (21/7/2021) di TPU Pondok Rajeg.
Dikatakannya, perlu kami sampaikan bahwa sampai dengan kemarin sudah ratusan warga masyarakat yang meninggal dunia akibat wabah corona virus disease 19 (Covid-19), baik dari wilayah kabupaten Bogor maupun wilayah lainnya, mereka semua sudah dimakamkan sesuai dengan protokol covid-19.
“Itu artinya, bapak-bapak selaku penggali kubur atau tim pemulasaran telah banyak membantu kami. Oleh karena itulah maka kami ingin memberikan sedikit perhatian kepada para penggali kubur ini,” tutur Danrem 061/SK.

Namun sebelumnya, Danrem melanjutkan, saya menghimbau kepada bapak-bapak agar tetap semangat dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Karena tugas kalian juga berat untuk memakamkan saudara-saudara kita yang meninggal dunia akibat Covid-19 ini yang tidak mengenal waktu, baik itu pagi maupun malam hari.

